Sabtu, 21 Juli 2018 : 23:36:02 WITA

Artikel

Silaturrohim Untuk Rukun Dan Kompak

cover

 

 

Wamena (6/12). Kerukunan dan kekompakan serta berkerjasama yang baik merupakan dasar suatu organisasi ataupun perkumpulan melaksanakan aktifitasnya. Tanpa hal itu organisasi maupun perkumpulan akan berjalan tidak semestinya. Atas pemikiran itu, diupayakan dapat terwujud rukun, kompak serta kerjasama yang baik oleh muballigh – muballighot dibawah binaan DPD LDII Kabupaten Jayawijaya.

Gabung Bakar

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna DPD LDII Kabupaten Jayawijaya diikuti sekitar 80 orang yang terdiri dari muballigh – muballighot berserta keluarga dan juga dihadiri Ketua DPD LDII Kota Jayapura, H.Sutrisno, SH,MH disela – sela tugas dinas ke Kabupaten Yalimo. Acara sederhana dan santai ini dimaksudkan sebagai ajang silaturrohim serta membentuk budaya rukun, kompak agar bisa bekerjasama yang baik diantara pengajar dan juga keluarganya demikian ungkap Ketua Bagian pendidikan dan dakwah DPD LDII Kabupaten Jayawijaya, Ust. Mutasir

Foto Kiri : Ketua DPD LDII Kota Jayapura, H.Sutrisno, SH, MH bersama Ketua DPD LDII Kabupaten Jayawijaya, Sofyan Ilhamsyah, S.Kep.Ners

Foto Kiri : Ketua DPD LDII Kota Jayapura, H.Sutrisno, SH, MH bersama Ketua DPD LDII Kabupaten Jayawijaya, Sofyan Ilhamsyah, S.Kep.Ners

Sementara itu menurut ketua panitia Ust. Hendrik Susilo mengatakan kegiatan ini telah direncanakan 2 (dua) minggu yang lalu dengan biaya swadaya dari muballigh – muballighot, terutama dukungan dari para muballighot serta ibu – ibu yang telah bekerja mempersiapkan konsumsi.

Wanhat, Ust. Waluyo (Kiri), Ust. Hendrik Susilo (Kanan)

Wanhat, Ust. Waluyo (Kiri), Ust. Hendrik Susilo (Kanan)

Dalam kesempatan itu juga, Wanhat DPD LDII Kabupaten Jayawijaya, Ust. Waluyo menuturkan acara ini bentuk silaturrohim dan refreshing menetapi akhir tahun 2015 dan memasuki tahun baru 2016. Perbedaan kultur dan budaya dengan daerah lain merupakan tantangan bagi muballigh – muballighot untuk bisa menyesuaikan diri dengan keadaan setempat, baik perilaku, penampilan dan sebagainya lanjut Ust. Waluyo. (sofyan)